Sunday, December 16, 2012

Politiknya NU, Muhammadiyah, Perikatan Umat Islam, Dan Persatuan Umat Islam Ya Masyumi


‎1.‎ Masjumi
Posisi Umat Islam pasca kemerdekaan tidaklah menguntungkan dibandingkan ‎mereka para kaum nasionalis. Hal ini terbukti sedikitnya jumlah kalangan Islam yang ‎berperan di dalam BPUUPKI dan PPKI ‎. Dengan alasan inilah para Ulama dulu sepakat ‎untuk mendirikan patai yang mewakili suara umat islam.‎
Cikal bakal partai ini adalah MIAI (Majlis Islam ‘Ala Indonesia) yang didirikan ‎pada 21 September 1937 suatu badan federasi Islam yang diirikan oleh KH Mas Mansur ‎‎(Muhammadiyah), KH Abdul Wahhab Chasbullah (NU), KH Achmad Dachlan (Non ‎organisasi)‎ ‎. Namun ketika 8 November Organisasi ini telah mendeklerasikan sebagai partai ‎yang menjadi wadah politik umat Islam pada masa pasca kemerdekaan.‎
Mulanya ada empat organisasi yang masuk ke dalam wadah politik ini yaitu ‎Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Perikatan Ummat Islam, dan Persatuan Ummat Islam. ‎Namun semakin lama organisasi politik ini banyak di dukun oleh organisasi Islam lainnya ‎seperti Persatuan Islam dari Bandung, Al-Irsyad dari Jakarta, Al-Jamiyatul Washilayah dari ‎Sumatera Utara, dan Al-Ittihadiyah dari Sumatera. Semakin kokohlah persatuan umat islam ‎pada waktu itu ‎.‎
Partai ini berkembang di seluruh Nusantara kecuali daerah-daerah yang memang ‎Islam belum berkembang seperti Bali (HIndu), Flores dan Timor (Katolik), dan Batak, ‎Toba, serta Manado (Protestan). Kemajuan dalam anggota disebabkan karena Masjumi ‎merupakan Partai politik yang di dalamnya terdiri dari organisasi masyarakat islam yang ‎ada pada waktu itu seperti Muhammadiyah dan NU yang merupakan organisasi islam besar ‎di Indonesia. Selain itu faktor yang menyebabkan partai ini berkembang adalah peranan ‎Ulama atau Kyai setempat, serta ukhuwah islamiyah yang relatif tinggi pada masa sesudah ‎revolusi. Meskipun banyak anggota yang tidak mengetahui dengan dalam tentang dasar ‎dan cita-cita perjuangan Masjumi. Merka hanya mengetahui bahwa Masjumi merupakan ‎partai yang berideologi Islam.‎ 
Masjumi sangat berperan dalam keberlangsungan pemerintahan Indonesia. Adanya ‎masjumi di Indonesia bisa dikatakan sebagai semangat orang Islam Indonesia untuk ‎menjadikan negara Islam di Indonesia. Hal ini dapat di di lihat di dalam program ‎perjuangan Masjumi yang terbagi menjadi enam yaitu sebagai berikut
‎1.‎ Kenegaraan
Masjumi memperjuangkan terbentuknya negara hukum menurut Islam dengan ‎bentuk Republik. Partai ini mengharapkan negara menjamin keselamatan jiwa dan ‎benda setiap orang dan kebebasan beragama.‎
‎2.‎ Perekonomian
Masjumi mengharapkan dan memperjuangkan perekonomian yang diatur ‎berdasarkan ekonomi terpimpin. Perencanaan produksi dan distribusi penting bagi ‎kesejahteraan rakyat. Di dalam cita-citanya Masjumi mengharapkan perlindungan ‎kepada para petani dan menghapuskan sisterm tuan tanah
‎3.‎ Keungan
Masjumi menganggap perlu dikeluarkan undang-undang Bank (swasta maupun ‎asing). Selain itu juga penarikan pajak kepada masyarakat juga diharapkan tidak ‎melampaui kekuatan masyarakat.‎
‎4.‎ Sosial
Masjumi menginginkan supaya pemerintah memperhatikan serikat-serikat buruh.  ‎Masyarakat juga perlu dibantu di dalam mengasuh anak yatim piatu. Selain itu ‎masjumi berharap penyempurnaan undang-undang perburuhan agar lebih ‎memperhatikan jaminan sosial (kecelakaan, hari tua, penyakit, dan pengangguran)‎
‎5.‎ Pendidikan dan Kebudayaan
Masjumi membela pendidikan islam agar mendapatkan perhatian pemerintah. ‎Karena pada waktu itu sekolah-sekolah Islam tidak pernah tersinggunf oleh negara.‎
‎6.‎ Politik Luar Negeri
Politik luar negeri hendaknya mempertahankan kedamaian dunia serta menjalin ‎persahabatan dengan semua bangsa terutama dengan negara yang berasaskan ‎ketuhanan dan demokrasi. Masjumi juga dengan tegas menentang adanya ‎penjajahan.‎
‎7.‎ Irian Barat
Irian Barat merupakan tuntunan Nasional selama ia belum masuk ke dalam wilayah ‎Indonesia.‎ 

No comments:

Post a Comment