Monday, December 31, 2012

Kota-kota Besar Yang Mengadakan Car Free Night (Ide Jokowi)

car free night

perayaan malam tahun baru pasti istimewa di berbagai kota besar bahkan ketika tahun baru akan datang pasti muncul sindrom tahun baru klik disini untuk mengetahui sindrom tersebut, tapi bagamana konsep yang akan diterapkan oleh para pemimpin di setiap daerah wilayah indonesia. 
car free night adalah salah satu tempat dimana kita bisa
Sunday, December 30, 2012

Sindrom Pergantian Tahun Baru 2012-2013

tahun baru 2013


Pergantian tahun 2012 menuju tahun 2013 tinggal menghitung jam lagi. Tentu banyak ‎orang yang sangat senang karena bisa melewati tahun 2012 yang merupakan angka ‎keramat, terlebih ditambah dengan kalender suku maya yang meramalkan kiyamat datang ‎pada tahun 2012 tentang isu kiyamat klik disini. Di negara indonesia sendiri meski belum ‎terjadi kiyamat yang menyuluruh akan tetapi telah terjadi

Pengertian Sanad Hadits (Lengkap)


sebagai orang islam yang ingin mempelajari islam secara sempurna tentu harus mengetahui sumber hukum islam. salah satu sumber hukum islam yang diakui oleh para ulama secara menyuluruh adalah hadits. meskipun demikian tidak semua hadits dijadikan sebagai sumber hukum islam, karena dalam susunan sebuah hadits ada juga yang menunjukan bahwa sebuah hadits itu layak dan lulus verifikasi untuk dijadikan sumber hukum islam. sebelum melangkah jauh ada baiknya kita mengetahui

Persamaan Serta Perbedaan Artis dan Pilitikus


dalam artikel ini must wildan ingin berbagi tentang dua profesi orang indonesia yang sering menjadi panutan anak muda, tua atau kecil masyarakat indonesia. kedua profesi itu adalah menjadi penghibur atau entertainer dan pilitikus baik yang sudah mempunyai jabatan di jajaran struktural Republik Indonesia

mu’jizat Al-Quran Sudut Pandang Tulisan, Pembacaan, dan Pemahaman.


Kalimat-kalimat al-Quran adalah mu’jizat baik dari segi penulisan, pembacaan, maupun ‎penjelasaannya.‎
Kemu’jizatan bentuk tulisan al-Quran tampak pada perubahan bentuk sebagian kalimat ‎di berbagai ayat yang berbeda baik dengan penambahan huruf atau pengurangan (baik ‎huruf itu terbaca atau tidak) untuk memberi nuansa baru bagi beberapa makna yang ‎tidak mungkin ditemukan tanpa ada perubahan bentuk tulisan yang lazim digunakan. ‎
mujizat alquran

Allah SWT menghendaki kalimat pertama al-Quran yang diturunkan adalah kata ‎بسم ‏‎ ‎yang ditulis dalam bentuk yang berbeda dari biasanya dengan membuang huruf hamzah ‎wasal ketika disandarkan pada
Thursday, December 27, 2012

Daftar Film yang paling banyak diunduh 2012, Habibie & Ainun?


TorrentFreak baru saja merilis daftar 10 film yang paling banyak dibajak di tahun 2012. mustwildan sebagai anak indonesia berharap film indonesia masuk dalam sepuluh daftar tersebut. tapi kita lihat saja datanya apakah film indonesia sudah diminati oleh penduduk indonesia?

Dari daftar tersebut, Project X, kisah tentang 3 orang yang ingin membuat pesta terbesar dalam hidup mereka, dinobatkan menjadi film dengan jumlah unduh terbanyak tahun ini Dikutip dari Neowin, Jumat (28/12/2012), dalam tahun 2012 ini, film tersebut telah diunduh sebanyak 8,72 juta kali.

Jumlah unduh terbanyak kedua adalah Mission Impossible (MI) - Ghost Protocol dengan angka 8,5 juta unduh, diikuti The Dark Knight Rises (TDKR) dengan 8,23 juta unduh.

Jumlah pendapatan kedua film tersebut sebenarnya jauh lebih besar dari Project X. MI - Ghost Protocol berhasil mendapatkan keuntungan sekitar 600 juta dolar AS dan TDKR mencapai angka 1 miliar dolar AS. Sedangkan Project X hanya mampu mendapatkan 100 juta dolar AS. Hal tersebut menandakan kedua film tersebut lebih banyak ditonton di bioskop, jika dibandingkan dengan Project X.

Lantas, mengapa Project X lebih diminati untuk dibajak? Jawabannya cukup sederhana, ternyata file unduh film Project X lebih cepat tersedia. File bajakan Project X telah tersedia sejak Juni 2012 ini. Setiap bulannya, film ini diunduh sebanyak 1,45 juta.

Sedangkan file bajakan TDKR baru tersedia pada bulan November lalu. Jumlah unduh per bulan dari film ini sebenarnya sangat fantastis, yaitu menyentuh angka 4,11 juta. 

Tahun 2012 ini, total ada 77,45 juta unduh film bajakan, sedikit lebih tinggi dari tahun lalu. Di tahun 2011, terjadi 74,88 juta unduh.

Berikut daftar 10 film yang paling banyak dibajak pada tahun 2012, menurut Torrent Freak:


  1. film project x di download  8.720.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 100.931.865 dollar usa
  2. mission impossible-ghost protocol di download 8.500.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 694.713.380 dollar usa
  3. the dark knight rises di download 8.230.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 1.081.041.287 dollar usa
  4. the avengers, di download 8.110.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 1.511.757.910 dollar usa
  5. sherlock holmes a game of shadows, di download 7.850.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 543.848.418 dollar usa
  6. 21 jump streat, 7.590.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 201, 585, 328 dollar usa
  7. the girl with the dragon tatto di download  7.420.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 232.617.430 dollar usa
  8. the dictator di download 7.330.000  kali dengan keuntungan pemutaran film 1.777,547.352 dollar usa
  9. ice age continental drift di download 6.960.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 875.093.094 dollar usa
  10. the twilight saga breaking dawn part di download 1 6.740.000 kali dengan keuntungan pemutaran film 712.171.856 dollar usa


dan ternyata entah kapan film-film indonesia menjadi film yang layak ditonton penduduk bumi
salam hangat, must wildan

Kaidah Pembuangan Huruf Dalam Al-Quran


selamat pagi, disini msutwiildan ingin berbagi kepada teman-teman semua tentang ilmu al-quran. dalam hal ini yang akan di bahas dalam tulisan ini adalah kaidah pembuangan huruf dalam al-quran. mau tau beberapa kaidah tersebut. simak yang berikut ini
Kaidah I. Pembuangan

A.‎ Pembuangan Alif
i.‎ Pembuangan alif pada Ya Nida (‎يا ‏‎ ) seperti contoah: ‎يأيها الناس, يرب
ii.‎ Pembuangan alif pada Hak tanbih , contoh:‎‏       هؤلاء, هأنتم ‏
iii.‎ Pembuangan alif pada tengah bebera kata baik berupa kata benda, ‎nama, atau jama’. Contoh‏:‏‎ ‎نريك, صلح, كتب, السموات, العلمين,‏
iv.‎ Pemugangan alif pada awal kata. Contoh:‎‏ لئيكة ‏
v.‎ Pembuangan alif pada akhir kata.contoh ‎جاءو, وباءو, وعتو, سعو, تبوءو, ‏أيه المؤمنون
vi.‎ Pembuangan alif wasal pada tengah beberapa kata. Contoh:‎بسم الله ‏الرحمن الرحيم, بسم الله مجريها ومرسها, وسئل, فسئل, فأتوا بسورة

Dalam kitab al-Miqna’, Al-Dani menjelaskan bahwa pembuangan alif ‎tersebut berfungsi untuk meringkas kata. Sedangkan pada basmalah, ‎pembuangan lebih sekedar banyaknya penggunaan. Menurut ‎pendapatku, disamping penjelasan al-Dani, pembugangan alif di sini ‎mempunyai rahasia makna yang akan saya ketengahkan.   ‎

B.‎ Pembuangan Ya’‎

i.‎ Pembuangan ya di tengah-tengah beberapa kata. Contoh: ‎إبرهــم, ‏النبيــن, الأميــن, إلــفهم, ولي الله‏
ii.‎ Pembuangan ya pada akhir beberapa kata sebabai berikut:‎
‎1.‎ pembuangan ya mutakallim wahdah karena pembacaan ‎kasroh huruf sebelumnya sudah dirasa cukup. 

Hal ini ‎sebagaimana pedapat Al-Dai dalam kita al-Miqna’ ‎meskipun menurutku, pembuangan itu masih menyisakan ‎misteri yang perlu pengajian lagi.‎

‎2.‎ pembuangan Ya asli pada kata fi’il. Contoh:‎‏ يوم يأت, ما كنا نبغ, ‏واليل إذا يسر, ننج المؤمنين.‏
‎3.‎ pembuangan Ya asli pada kata isim. Contoh:‎‏  فهو المهتد, بالواد, ‏الجوار, الداع, غير باغ ولا عاد.‏

C.‎ Pembuangan Wawu
i.‎ Pembuangan wawu pada keempat kata fi’il ( kata kerja) dalam ‎tingkah rafa’. Yaitu:‎
ii.‎ Pembuangan wawu pada akhir kata benda yang terdapat pada surat ‎al-Tahrim ayat empat yaitu: ‎وصلح المؤمنين‎ . kata itu asalnya adalah ‎وصلحوا المؤمنين ‏‎ . menurtu al-Dani kata itu adalah kata tunggal yang ‎bermakna jama’. Namun menurut pendapatku, pembuangan ini ‎menunjukkan kecepatan dan kesatuan orang yang mukmin yang ‎salih

iii.‎ Pembuangan wawu di tengah kata kerja yang ada pada surat al-‎Munafiqun ayat sepuluh yaitu ‎وأكن من الصالحين‎ . kata itu aslinya ‎adalah ‎وأكون من الصالحين‎ ‎
Menurut pendapatku, pembuangan ini senada dengan pembuangan ‎tak dan pengidghomannya pada huruf Shod yang terdapat pada kata ‎kerja sebelumnya yaitu ‎فأصدق وأكن من الصالحين‎ . hal itu menunukkan ‎betapa cepatnya kedua perbuatan itu dilakukan  ( bersedekah dan ‎bertransformasi menjadi orang yang shalih)‎

iv.‎ Pembuangan wawu yang merupakan bentuk hamzah. Contoh: ‎الرءيا, ‏رءياك, رءيــي, وتئوى, تئويه ‏‎ . menurut al-Dani pembuangan ini adalah ‎untuk menunjukkan hakikat. Saya tambahi bahwa pembuangan ini ‎mengindikasikan cepatnya peristiwa yang terdapat pada makna ‎kata tersebut.‎

v.‎ Pembuangan salah satu dari dua wawau karena dirasa cukup ‎dengan menulis salah satunya saja ketika wawu yang kedua ‎merupakan tanda jama’ atau masuk ke dalam bentuk kata. Contoh ‎wawu yang merupakan tanda jama’ adalah ‎لا تلون, لا يستون‎ . ‎sedangkan contoh wawu yang merupakan bagian kata adalah ‎ما ‏وري, الموءدة, داود.‏‎ . menurut pendapatku, pembuangan wawu di sini ‎menunjukkan cepatnya kejadian, kukuhnya kesatuan, dan ‎hubungan makna kata tersebut. Hal ini disesuaikan dengan kontek ‎kalimatnya. ‎

D.‎ Pembuangan Ta’‎
Berdasarkan hasil pengamatanku, pembuangan Ta’ terjadi pada:‎
‎1.‎ awal kata seperti ‎لا تكلم نفس ‏‎  yang aslinya ‎تتكلم ‏‎ dan ‎تذكرون‎ ‎yang aslinya ‎تتذكرون‎  . ‎
menurut pendapatku, pembuangan tak di sini  memberikan ‎makna segera atau cepat sesuai kontek kalimatnya
‎2.‎ di tengah kata seperti  ‎تسطع عليه صبرا‎ dan ‎فماسطاعوا‎ . ‎pembuagan tak di sini juga bermakna tergesa-gesa dan ‎cepat-cepat.‎
‎3.‎ di akhir kata seperti kata ‎ذهب السيئات عنى‎ , ‎وأخذ الذين ظلموا ‏الصيحة ‏‎ . begitu jua pembuangan tak pada kata-kata di atas ‎menunjukkan makna cepat meskipun dari segi bahasa ‎dimungkinkan bahwa kata kerjanya adalah mudzakkar ‎namun yang dikehendaki ketika dipilih penggunaan kata ‎kerja dalam bentuk mudzakkar di beberapa tempat hanya ‎saja ada juga penggunaan bentuk mu’annats di beberap ‎tempat yang lain

E.‎ Pembuangan Nun

‎1.‎ pembuangan nun di awal dua kata ‎فنجي من نشاء ‏‎ dan ‎وكذالك ‏ننجى المؤمنين‎ . pembuangan nun di sini berpaidah cepatnya ‎sebauh peristiwa.‎

‎2.‎ pembuangan nun di beberapa akhir kata seperti ‎يك ‏‎ dan ‎تك‎ ‎berpaidah menemehkan sesuatu. ‎

F.‎ Pembuangan Lam
Pembuangan lam dari tengah kata seperti contoh kata ‎واليل ‏‎ dan ‎الذى ‏‎ di seluruh ‎al-Quran.‎
‎ ‎
demikian kaidah pembuangan yang ada di dalam al-quran. selamat pagi dan salam sukses
Wednesday, December 26, 2012

Al-quran Nasibmu Pada Masa Nabi-Sahabat


ini dia sekilas tentang alquran pada masa nabi sampai dengan sahabat. pada tulisan ini lebih mengedepankan dari penulisan al-quran itu sendiri.

Pengumpulan al-Quran dalam pengertian penulisan al-Quran terjadi tiga fase. ‎Pertama pada masa Rosulullah SAW . Yang kedua pada kekhalifahan Abu Bakar. Dan ‎yang ketiga pada masa kekhalifahan Utsman. Pada fase terakhir inilah mushaf disalin dan ‎disebarluaskan ke seluruh wilayah Is

1. Penulisan al-Quran pada masa Rosulullah SAW

Ketika al-Quran diturunkan, Rosulullah SAW segera mengangkat juru tulis wahyu ‎dan menyuruh mereka utnuk menulisnya dalam rangka merekamnya dan berhati-hati ‎dalam hal Kitab Allah SWT sehingga tulisan itu akan memperkuat hafalan.‎
Para juru tulis wahyu itu berasal dari sahabat-sahabat pilihan. Mereka adalah Abu ‎Bakar, Umar, Utsman, Ali, Mu’awiyah, Aban bin Sa’id, Kholid bin Walid, Ubay bin ‎Ka’ab, Zaid bin Tsabit, Tsabit bin Qois, dan lainnya. Rosulullah SAW sendirilah yang ‎memberikan petunjuk mengenai letak suatu ayat dalam sebuah surat. Mereka menuliskan ‎al-Quran pada pelepah kurma, batu putih, kulit binatang, daun, dan tulang-tulang. ‎Kemudian meletakkan hasil tulisannya di rumah Rosulullah SAW .‎
Sampai sinilah, masa kenabian berakhir sedangkan al-Quran sudah terkumpul ‎hanya saja masih belum tertuliskan dalam lembaran-lembaran.‎
Diriwayatkan dari Ibn Abbas bahwa Rosulullah SAW ketika menerima sebuah ‎surat, beliau memanggil juru tulis. Kemudian beliau berkata,” Letakkan surat ini pada ‎tempat yang di dalamya disinggung masalah ini dan itu.”‎
Dan diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit bahwa suatu ketika kami bersama ‎Rosulullah SAW mengumpulkan al-Quran pada kulit binatang. Kumpulan ini ‎merepresentasikan tata urutan ayat yang sesuai petunjuk Rosulullah SAW dan ketetapan ‎Jibaril As atas perintah Allah SWT .‎

2. Penulisan Al-Quran pada masa Abu Bakar


Abu Bakar dihadapkan pada peristiwa-peristiwa besar dan problem negara yang ‎sulit. Salah satunya adalah perang Yamamah pada tahun 12 H yang banyak menelan para ‎penghafal al-Quran.‎
Hal ini membuat Umar prihatin dan menemui Abu Bakar. Umar meminta Abu ‎Bakar untuk mengumpulkan al-Quran agar tidak sirna karena kematian para penghafal al-‎Quran. Allah SWT melapangkan hati Abu Bakar untuk megumpulkan al-Quran. Dan ‎dengan cahaya Allah SWT , abu Bakar menunjuk seorang sahabat pilihan yang bernama ‎Zaid bin Tsabit. Hal ini karena zaid bin Tsabit mempunyai kelebihan  yang tidak dimiliki ‎orang lain. Misalnya adalah ia adalah penulis wahyu, penghafal Al-Quran, dan ‎menyaksikan ayat terakhir pada detik-detik kematian Rosulullah SAW . di samping itu, ia ‎juga terkenal sebagai orang yang cerdas, sangat wira’i, agung amanatnya, dan konsisten ‎atas agamanya.‎
Dalam pengumpulan al-Quran, Zaid binTsabit menempuh metode yang ekstra ‎hati-hati yang dibuat oleh Umar dan Abu Bakar. Di sana ada jaminan bagi kehati-hatian ‎dalam Kitab Allah. Zaid tidak merasa cukup dengan apa yang ia tulis sendiri, tidak pula ‎dengan apa yang ia dengar sendiri. Tetap Zaid meneliti sangat teliti dengan bertendensi ‎atas dua sumber: ayat yang ditulis di hadapan Rosulullah SAW dan ayat yang dihafal ‎yang tersimpan di hari para penghafal al-Quran. Kehati-hatian dan ketelitiannya sampai ‎pada batas untuk tidak menerima apapun sehingga ada dua saksi yang adil yang bersaksi ‎bahwa hal itu benar-benar ditulis di hadapan Rosulullah SAW .‎
Berdasarkan aturan inilah proses pengumpulan al-Quran dan penulisannya selesai ‎atas jasa besar Abu Bakar dan Umar serta para sahabat-sahabat senior yang lain. Ali RA ‎berkata,” Orang yang paling besar pahalanya dalam penulisan al-Quran adalah Abu Bakar. ‎Kasih sayang Allah SWT atas Abu Bakar, orang yang pertama kali mengumpulkan Kitab ‎Allah SWT .” (HR. Ibn Abi Dawud).‎
Lembaran-lembaran al-Quran yang telah dikumpulkan Zaid bin Tsabit dengan ‎usaha yang maksimal itu telah diterima dan disimpan oleh Abu Bakar. Setelah Abu Bakar ‎meninggal, teks itu disimpan oleh Umar. Kemudian setelah Umar meninggal, Hafsoh, ‎putri Umar lah yang menyimpannya sampai diminta oleh Utsman sebagi sandaran dan ‎rujukan utama penyalinan al-Quran.‎

3. Penulisan al-Quran pada masa kekhalifahan Utsman

Wilayah Umat Islam pada masa Ustman telah meluas maka Umat islam pun ‎tersebar di seluruh penjuru. Mereka mengambil al-Quran dari para Sahabat ‎Nabi yang mereka kenal dengan segala fariasi perbedaan cara baca tanpa ada ‎al-Quran setandar yang menjadi rujukan.‎
Karena alasan inilah, Utsman berinisiatif untuk mengatasi fitnah ini sebelum ‎timbul fitnah yang lebih besar. Ia mengumpulkan para pembesar Sahabat untuk ‎mendiskusikan hal itu. Tecapailah kesepatan untuk menyalin al-Quran dan ‎menyebarkannya ke seluruh penjuru wilayah Islam serta memerintahkan ‎mereka membakar teks al-Quran selain kiriman utsman dan hanya berpegang ‎teguh pda teks itu.‎
Utsman segera melaksanakan keputusan itu di akhir tahun 24 H dan permulaan ‎tahun 25 H dengan membentuk tim penyalin al-Quran yang terdiri dari empat ‎orang, tiga orang dari suku Qurasih yaitu, Abdullah bin Zubair, Sa’id bin Ash, ‎Abdurrahman bin al-Harits bin Hisyam, dan satu dari Madinah yaitu Zaid bin ‎Tsabit.‎
Kemudian Utsman mengirim surat kepda Hafshoh bin Umar untuk meminta ‎al-Quran hasil kodifikasi pada masa Abu Bakar yang berada di tangannya. ‎Maka Hafshoh pun mengirim al-Quran itu kepada Utsman.‎
Tim penyalin al-Quran hanya menulis al-Quran setelah menawarkan kepada ‎mereka dan mereka mengakui bahwa Rosulullah SAW membacanya seperti ‎itu. ‎
Setelah Utsman selesai menyalin al-Quran, ia segera mengirim salinan itu ke ‎seluruh wilayah Islam dan memerintah untuk membakar teks al-Quran selain ‎kirimannya baik berupa lembaran atau buku. Maka digunakanlah mushaf itu. ‎
Mushaf itu mempunyai kelebiah dan keistimewaan sendiri. Misalnya:‎
‎1.‎ hanya terbatas pada ayat yang mutawatir
‎2.‎ tidak mencantumkan ayat yang pembcaanya sudah dihapus
‎3.‎ tata urutan surat-surat dan ayat seperti yang kita kenal ‎sekarang kecuali suhuf Abi Bakar yang di susun secara urut ‎ayat-ayatnya bukan surat-suratnya.‎
‎4.‎ penulisannya yang mengakomodir berbagai macam wajah ‎qiroat dan dialeg al-Quran
‎5.‎ membersihkannya dari hal-hal yang bukan al-Quran. Hal ini ‎seperti al-Quran yang ditulis para Sahabat disertai denga ‎penjelasan makna, naskh mansukh, atau yang lainnya.‎
‎6.‎ maka seluruh sahabat menyambut baik Utsman dan mereka ‎berkenan membakar dan sepakat  untuk merujuk kepad ‎rosm Utsmani
D.‎ ‎ Kesimpulan penulisan al-Quran ketiga fase
a.‎ Pengumpulan pada masa Nabi adalah istilah penulisan ayat, pengurutan, ‎peletakannya dalam surat tertentu tetapi masih terpisah-pisah pada tulang, ‎pelepah kurma, batu putih, dan lain sebagainya sesuai dengan alat tulis ‎yang ada pada saat itu.‎
b.‎ Pengumpulan pada masa Abu baker adalah istilah pemindahan al-Quran ‎dan penulisannya dalam lembaran-lembaran secara urut. Tujuannya adalah ‎mendokumentasikan al-Quran secara utuh dan tertib karena dikhawatirkan ‎akan ada bagian al-Quran yang hilang sebab kematian para Sahabat ‎penghafal al-Quran
c.‎ Pengumpulan pada masa Utsman adalah istilah pemindahan teks al-Quran ‎pada Mushaf Imam dan penyalinannya menjadi beberapa mushaf yang ‎dikirim ke seluruh penjuru wilayah Islam

Keterangan:‎
Perlu diketahui bahwa penulisan al-Quran pada saat itu belum ada tanda titik atau ‎harakat. Titik, harakat, dan tulisan huruf yang dibuang bertujuan untuk mempermudah ‎pembacaan al-Quran di periode akhir ketika di dunia Islam kemasukan orang-orang selain ‎Arab.‎

Al-Fatihah Bukan Ayat Pertama Turun, Kenapa Berada di Awal?


mau tahu kenapa surat al fatihah berada di awal al-quran, padahal ayat pertama turun bukanlah surat al fatihah melainkan al 'Alaq. disini mustwildan ingin berbagi tentang tata letak atau urutan al-quran.
sebenarnya siapa sih yang mengurutkan alquran.
Secara umum, mengenahi urutan penempatan surat, para ulama terbagi menjadi dua:‎
  1. ‎Mayoritas ulama berpendapat bahwa tata urutan surat-surat al-Quran adalah bersifat ijtihadi ‎(usaha pemikiran) yakni hasil pemikiran para sahabat termasuk Sahabat Utsman dan lain-lain. Hal ini dibuktikan oleh ‎beberapa mushaf dahulu yang mempunyai tata urutan yang berbeda. Misalnya mushaf Sahabat ‎Ali yang disusun berdasarkan urutan penurunan ayat (asbabun Nuzul)‎
  2. ‎Tata urutan surat-surat dalam Al-Quran adalah bersifat tauqifi yakni atas petunjuk Rosulullah ‎SAW bukan hasil pemikiran para Sahabat. Pendapat ini didasarkan pada berbagai riwayat ‎dibawah ini.‎

Mengacu pada pendapat kedua, penempatan surat Al-Fatihah menjadi surat pertama adalah atas ‎‎`petunjuk nabi. Namun peletakkan surat al-Fatihah menjadi pembuka sangat logic karena hal itu sesuai  ‎dengan arti nama surat al-Fatihah sendiri yaitu pembuka. ‎

Negara Ini Melarang Rok Mini, Beranikah Indonesia

negara ini melarang rok mini, beranikah indonsia
rok mini


Demi mengurangi kasus pemerkosaan, pemerintah Swaziland -pemerintahan monarki absolut terakhir di Afrika- menerbitkan larangan bagi perempuan negeri itu mengenakan rok mini dan pakaian atas yang terbuka. 

Pemerintah menilai pakaian-pakaian itulah yang mendorong terjadinya pemerkosaan. Dan bagi siapa saja yang tidak mengindahkan aturan ini maka hukuman penjara selama enam bulan menanti. Aturan ini pernah diterapkan pemerintah kolonial Inggris pada 1889.

Aturan ini diterapkan sebagai respon atas unjuk rasa di kota terbesar kedua negeri itu Manzini. Bulan lalu para perempuan kota itu menggelar unjuk rasa yang menuntut persamaan hak dengan laki-laki. Beberapa perempuan pengunjuk rasa mengenakan rok mini.

Di Swaziland, posisi perempuan dalam hukum sangat lemah. Dua pertiga remaja perempuan menjadi korban penyerangan seksual. 

"Pelaku perkosaan semakin mudah melakukan tindakannya, karena mereka tinggal melepas separuh kain yang dikenakan para perempuan," kata juru bicara kepolisian Swaziland, Wendy Hleta.

Larangan ini juga berlaku untuk celana jins dengan potongan pendek dan tank top. Namun, kostum indiamu, sebuah kain pinggang mini yang dikenakan penari untuk Raja Mswati yang tidak menutupi bokong si penari, tidak dilarang.

Polisi berdalih kostum 'seksi' itu tidak dilarang karena tidak ada kasus seorang gadis diperkosa karena mengenakan kostum itu.

Selain larangan mengenakan pakaian terbuka, polisi Swaziland juga menganjurkan cara yang benar untuk perempuan saat mereka mengambil barang yang jatuh. Tujuan cara ini agar perempuan tidak membuat diri mereka rentan diserang karena membuat pria 'bergairah'.

"Bagi para perempuan sangat sopan bila saat mengambil sesuatu yang jatuh, Anda jongkok namun dengan badan bagian atas tetap tegak, ketimbang membungkukkan badan untuk mengambil barang itu," kata Hleta.

Namun,Hleta tidak menjelaskan apakah perempuan yang mengambil barang jatuh dengan cara yang salah akan mendapatkan sanksi.
Monday, December 24, 2012

Matan Syad Dikonfirmasi Dengan al-Quran (Hadits)


I.     Pendahuluan
Bagi kita yang ingin memahami Hadits secara mendalam (klik disini) tidak hanya paham tentang sanad saja tapi juga kita harus paham tentang matan. Ini dikarenakan kalau hanya tahu sanadnya saja tapi tidak tahu tentang matannya bisa dimungkinkan hadis itu tidak sahih, sebaliknya kalau kita tahu bahwa matan itu sahih pasti sanadnya juga sahih. untuk mengetahui pengertian matan klik disini, pengertian sanad klik disini
Istilah konfirmasi matan merupakan istilah yang tepat untuk mengungkap isi matan. Konfirmasi matan berangkat dari-paling tidak sebuah keraguan, apakah sebuah informasi berasal dari Rasulullah dan tidak ada penyimpangan baik merubah, menambah, dan yang lainnya.  Salah satu hadits yang perlu kita teliti adalah hadits yang mengandung syad pada matannya. Berawal dari bahwa sebuah hadits menunjukan hadits syad maka salah satu metodenya adalah dengan cara mekonfirmasikan dengan al-Quran yang stastus kehujjahannya paling tinggi dalam penentuan hukum di dalam Islam.
II.  Pembahasan
A.    Pengertian
Konfirmasi berasal dari bahasa inggris yaitu confirmation merupakan kata benda yang mempunyai makna penegasan, pengesahan.[1] Sedangkan ketika konfirmasi dipakai dalam bahasa Indonesia mempunyai makna pengesahan, penegasan, serta pembenaran.[2]
Menurut al-Lihyani kata al-Quran diderivasi dari fi’il qaraa yang mempunyai arti membaca. Oleh karena itu, kata al-Quran merupakan masdar yang sinonim dengan kata qiraah. Adapun definisi al-Quran secara terminologi adalah Firman Allah yang berbahasa Arab, dapat melemahkan musuh, diturunkan kepada Nabi Muhammad, ditulis di dalam mushaf, dan ditranformasikan secara tawattur, serta membacanya termasuk ibadah.
Sedangkan pengertian hadits syad adalah hadis yang diriwayatkan oleh seseorang yang maqbul tetapi hadis tersebut menyalahi riwayat yang lebih tsiqoh, lantaran mempunyai kedlabitan atau banyaknya sanad dan lain sebagainya.[3]
Al-Qur’an dalam pemaknaan teks, dapat diterjemahkan secara umum dari kata perkata. Kalau kita tela’ah lebih dalam, pengklasifikasian berdasarkan pemaknaan teks al-Qur’an dapat menimbulkan berbagai kandungan yang ada di dalamnya, mulai dari Aqidah, Ibadah, Akhlaq, Kisah-Kisah. Keadaan seperti inipun tidak berbeda dengan kandungan pokok al-Hadis, mengingat secara global al-Hadis harus harus sejalan dengan al-Qur’an, yaitu menjelaskan yang mubham, merinci yang mujmal, membatasi yang mutlaq, megkhususkan yang umum, dan menguraikan hukum-hukum dan tujuan-tujuannya, disamping membawa hukum yang belum belum di jelaskan secara eksplisit oleh al-Qur’an.[4]  Berdasarkan rasionalitas ini, maka dapat di pahami bahwa pokok isi kandungan al-Hadis harus sama dengan al-Qur’an, karena hadis harus berfungsi sebagai bahasa penjelas dari al-Qur’an. untuk mengetahui perbedan hadits dan quran klik disini
Dari sini maka jelas bahwa ketika kita akan meneliti sebuah hadits maka kita harus menyandingkannya dengan al-Quran dulu.
Dalam teknik ini sesungguhnya tidak lagi sekedar perbandingan teks, tetapi juga melibatkan aspek pemahaman atau pemaknaan teks. Meskipun membandingkan teks matan dengan al-Quran kurang proposional karena quran diriwayatkan secara mutawatir sedangkan hadits tidak mutawatir meskipun ada yang mutawatir. Namun demeikian perbandingan teks ini bukanlah hal yang mustahil dilakukan karena dengan menghadapkannya sebuah teks hadits dengan al-Quran akan membantu proses kritik hadits ketika membandingkan arti yang searah. Dalam konteks ini jelaslah keakuratan al-Quran menjadi pembanding merupakan prasyarat untuk dapat melakukan kritik hadits.

B.     Contoh
حدثنا هد اب بن خالد الاردي حدثنا همام عن زيد بن اسلم عن عطأ بن يسار عن ابي سعد الخدري ان رسولله صلي الله عليه وسلم قال لا تكتبوا عنى ومن كتب عنى القرأن فليمحه وحد ثوا ولا حرج ومن كذب على قال همام احسبه قال متعمد  فليتبوأ مقعده من النار (رواه مسلم)
Hadits di atas menunjukan bahwa nabi melarang sesuatu darinya selain al-Quran. Hal ini dikarenakan takut tercampurnya hadits dan al-Quran. Padahal jika kita hubungkan ke salah satu ayat al-Quran yang berbunyi
$¯RÎ) ß`øtwU $uZø9¨tR tø.Ïe%!$# $¯RÎ)ur ¼çms9 tbqÝàÏÿ»ptm: ÇÒÈ  
Artinya
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya

Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. Secara otomatis quran akan murni meskipun tanpa ditulis atau yang lainnya Maka,  sebenarnya tanpa ditulis pun al-Quran akan tetap ada terjaga kemurnian dan keotentikannya.

III.             Simpulan
Hadits menempati posisi yang sentral dalam khazanah hukum Islam. Hadits secara hirarkis menempati posisi kedua setelah Alqur'an sebagai sumber hukum Islam. Sedangkan secara fungsional hadits berfungsi menjelaskan, menguatkan dan menetapkan hukum yang tidak terdapat dalam Alqur'an.
Ketika kita dihadapkan kepada hadits syad yang bertentangan dengan dalil al-Quran dan al-Hadits maka solusiunya adalah dengan mengkompromikan dengan ayat al-Quran atau hadits yang sama pembahasannya dengan metode Mauquf, Nasikh dan mansukh, Tarjih, serta Jam’u