Monday, December 24, 2012

Daulah Mughal, Tiga Kerajaan Besar Islam Pasca Dinasti Abbasiyah (III)



Kerajaan ini didirikan oleh Zahiruddin Muhammad Babur pada tahun 1526 keturunan Timur Lenk dari etnis Turki-Mongol. Daulah ini berpusat di India dan berkuasa selama 3 abad sampai dengan tahun 1858 M. setelah mengalahkan pasukan Ibrahim dinasti ini memerdekakan dirinya sebagai kerajaan Islam yang kuat di India.
Masa kejayaan dinasti ini terjadi ketika kepemimpinan Akbar I (1556). Adapun kemajuan peradaban dinasti mughal terbukti dalam berbagai hal. Dalam sector ekonomi mughol telah mengekspor hasil pertanian dan pertambangannya ke Eropa, Afrika , dan Asia, karena India pada waktu itu menjadi pusat ekonomi dunia. Dalam bidang pertanian Mughal telah meninggalkan kebiasaan lama dan mengganti dengan system pertanian yang efektif yaitu memanfaatkan sungai-sungai sebagai sumber pengairan tanaman mereka. Dalam sector militer dinasti Mughal sangat kuat terbukti dengan adanya pasukan kuda, gajah, jalan kaki, pengangkut barang yang sangat banyak pasukan ini sebagai benteng pertahanan daulah Mughal. Sedangkan sector keilmuan dinasti ini sangat kurang, yang terlihat sangat maju adalah bidang ekonomi seperti kerajinan tangan dan berdirinya berbagai pabrik pakaian.  
Pada tahun 1858 M kerajaan ini hancur dikalahkan oleh colonial Inggris. Selain itu juga terdapat beberapa sebab yang mengakibatkan runtuhnya kerajaan ini diantaranya adalah sifat hedonis para pengusa, pemimpin yang tidak kompeten, tidak adanya perhatian khusus dalam bidang militer, dan pemberontakan yang dilakukan oleh umat hindu. Dengan propaganda inggris yang begitu manis serta memanfaatkan umat Hindu akhirnya mereka dapat meruntuhkan kerajaan Mughal.
daulah mughal adalah salah satu kerajaan islam besar setelah dinasti abbasiyah, jumlah kerajaan islam setelah daulah abbasiyah sangatlah banyak. dan yang terbesar salah satunya adalah daulah mughal, selain itu adalah daulah utsmaniyah dan safawiyah. untuk mengetahui sejarah ketiga kerajaan islam tersebut bisa di klik disini, daulah utsmaniyah, daulah safawiyah

No comments:

Post a Comment